• Portal UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • Portal Akademik
  • Prolat MPWK
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
      • Nasional
      • Internasional
    • Jaringan & Kerjasama
      • Mitra Kerja Sama
    • Kalender Akademik
    • Hubungi Kami
  • Komunitas
    • Staf Pengajar
    • Staf Kependidikan
    • Organisasi Mahasiswa
    • Alumni
      • Komunitas Alumni
      • Pelacakan Studi
      • Layanan Alumni
  • Program
    • Master by Course
      • Silabus & Kurikulum
      • Strategi Pembelajaran
    • Master by Research
      • Kurikulum
      • Strategi Pembelajaran
    • Double Degree Program
      • Double Degree University of Groningen
      • Kobe University
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Program Pelatihan
  • Mahasiswa
    • Herregistrasi
    • Yudisium dan Wisuda
    • Prestasi
    • Beasiswa
    • Layanan
      • Fasilitas
      • Layanan IT UGM
      • SIMASTER UGM
      • Perpustakaan UGM
      • FT UGM Cloud Printing
      • Unggah Mandiri
      • Wisuda UGM
  • Penelitian
    • Agenda Riset
    • PUBLIKASI
    • JURNAL
  • Link
    • UNDUHAN
    • Prolat MPWK UGM
    • DPP UGM
    • OIA UGM
    • Perpustakaan UGM
    • Perpustakaan FT UGM
    • S1 PWK
    • Fakultas Teknik
    • OIA Fakultas Teknik
    • DTAP UGM
    • S2 Arsitektur
    • S3 Arsitektur
    • PSPPR UGM
  • Beranda
  • Negotiation As A Process In Resolving Land Conflict

Negotiation As A Process In Resolving Land Conflict

  • 29 Januari 2014, 10.30
  • Oleh:
  • 0

MPKD UGM. Publikasi tesis berikut ini dari Dien Fahriyandy dengan NIM : 11/327644/PTK/08020 sebagai pembimbing tesis : M. Sani Roychansyah, S.T., M.Eng., D.Eng. Mengambil judul : Negotiation As A Process In Resolving Land Conflict:  A Case Study In Forest Land Dispute In Indonesia (Negosiasi sebagai Suatu Proses Penyelesaian Konflik Lahan: Sebuah Studi Kasus Perselisihan di Kawasan Hutan di Indonesia).

Perubahan fungsi dan batas wilayah suatu kawasan hutan di Indonesia seringkali diikuti oleh terjadinya konflik dengan masyarakat setempat. Hal ini terjadi jika dalam prosesnya pemerintah secara sepihak menetapkan suatu kebijakan tanpa melakukan kesepakatan dengan penduduk setempat. Penelitian ini membahas tentang suatu konflik di kawasan hutan di Indonesia yang terjadi di Taman Nasional Tanjung Puting, dimana suatu kesepakatan telah  dicapai. Adanya suatu kesepakatan antara manajemen hutan dengan masyarakat yang hidup di kawasan hutan merupakan suatu kebutuhan, demi tercapainya pengelolaan hutan yang lestari.

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-deduktif. Adapun pemilihan TPNP sebagai area study adalah karena adanya proses negosiasi dan mediasi dalam penyelesaian konflik antara TPNP management dengan masyarakat di kawasan tersebut. Data diperoleh dari berbagai dokumen dan interview terhadap key person yang terlibat dalam proses penyelesaian konflik, baik dari pihak pemerintah, masyarakat, maupun pihak ketiga. Selanjutnya dilakukan analisis untuk memahami proses penyelesaian konflik, memetakan konflik, dan memahami proses mediasi serta untuk memahami faktor-faktor yang berpengaruh dalam setiap tahap negosiasi.

Diketahui bahwa kesuksesan suatu negosiasi tergantung pada tahaptahap yang dilakukan dalam proses negosiasi dengan mengoptimalkan faktor-faktor yang berpengaruh di dalamnya, misalnya kepentingan pihak-pihak yang berkonflik, strategi yang digunakan, alternatif penyelesaian yang dapat dilakukan, dan kriteria yang harus dipenuhi.  Proses ini harus didukung oleh kesediaan semua pihak untuk berpartisipasi dan berkomitmen dalam melaksanakan kesepakatan. Adakalanya kehadiran mediator/fasilitator sangat dibutuhkan jika komunikasi antar aktor sulit dilakukan. Agar proses tersebut dapat mencapai kesuksesan, perlu dilakukan koordinasi yang intensif, sosialisasi informasi secara memadai, dan monitoring  secara terus menerus
pada semua tahap untuk mendapatkan legalitas akhir suatu kesepakatan.

Baca Publikasi selengkapnya : Negotiation As A Process In Resolving Land Conflict:  A Case Study In Forest Land Dispute In Indonesia

Pembaca web MPKD UGM silahkan untuk berbagi tulisan dan tanggapan yang bersifat positif dan membangun. Untuk komentar silahkan anda masukan di bawah tulisan atau anda bisa menyebarkan tulisan ini dengan mengklik ikon bagikan ini dan beri penilaian dengan like this. Anda juga bisa masuk di page mpkd dengan alamat sebagai berikut : Page MPKD UGM. Serta kunjungi juga groupnay MPKD di Magister Perencanaan Kota & Daerah di facebook. Pembaca yang budiman selain melalui google drive, naskah publikasi ini bisa juga di akses melalui  website : http://etd.ugm.ac.id/index.php.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Berita Terakhir

  • Mahasiswa MPWK Raih Prestasi di Kompetisi Ilmiah Aksinomi Sulampua 2025
  • Mahasiswi MPWK UGM Raih Prestasi di Konferensi Internasional ICPEU 2025
  • Mahasiswi MPWK UGM Terpilih sebagai Delegasi Youth Townhall Road to Y20 Indonesia 2025
  • Mahasiswa Baru MPWK UGM Ikuti Matrikulasi Semester Gasal 2025/2026
  • Kuliah Lapangan MPWK UGM di Desa Krakitan: Belajar dari Masyarakat, Menyusun Teori dari Realita
Universitas Gadjah Mada

Magister Perencanaan Wilayah dan Kota

Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM, Yogyakarta 55281

   mpwk@ugm.ac.id
   +62 (274) 580095; 580101
   +62 (274) 580052

© 2019 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY