MPKD UGM. Pemerintah Daerah (Pemda) dengan adanya gerakan desentralisasi pasca-reformasi 1998, melalui UU no. 22/1999, memiliki otonomi yang lebih luas termasuk dalam hal pembiayaan untuk penyediaan layanan umum serta pemungutan pajak dari masyarakat dalam rangka peningkatan pendapatan daerah (Kota/ Kabupaten). Disusun oleh : Rahmawan Kurniadi NIM :08/278579/PTK/5496. Pembimbing Utama : Prof. Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP., M.Sc., Ph.D. Dengan Judul Tesis : Manajemen Iklan Luar Ruangan Di Yogyakarta (Outdoor Advertisement Management In Yogyakarta).
Salah satu pajak yang telah didelegasikan kepada pemerintah daerah adalah Pajak Iklan Luar Ruang. Pajak ini masih mengundang banyak perdebatan bahwa iklan luar ruang mengurangi keindahan kota dengan menutupi wajah asli dari kota tersebut (terutama di area warisan budaya). Namun di sisi lain, iklan luar ruang juga memberikan sumbangan yang cukup besar kepada pendapatan asli daerah.
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kualitas ruang kota terutama pada iklan luar ruang di area publik. Sasaran studi ini adalah memahami latar belakang pengambilan kebijakan Pemda dalam pengelolaan iklan luar ruang. Pemda dapat merencanakan pengaturan iklan luar ruang dengan lebih baik untuk mendapatkan wajah kota yang juga lebih baik dan tetap mendapatkan pendapatan daerah yang memadai. Pengelolaan iklan luar ruang melibatkan banyak pemangku kepentingan di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah, Dinas Perizinan, dan Kantor Pelayanan Pajak Daerah.
Agar pengelolaan iklan luar ruang dapat berjalan dengan baik, prinsip-prinsip joined-up government diperlukan untuk menjamin berlangsungnya komunikasi antar institusi di dalam Pemda, juga antara Pemda dengan masyarakat serta pemangku kepentingan lainnya. Prinsip joined-up government juga membantu pengintegrasian antara permasalahan tata ruang dan permasalahan pendapatan asli daerah yang terlihat saling bertentangan.
Tipe penelitian ini adalah penelitian eksplorasi pada pengelolaan iklan luar ruang di Kota Yogyakarta, dan strategi penelitiannya menggunakan Archival Analysis and Survey. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan iklan luar ruang. Sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui dokumen yang didapat dari dinas-dinas terkait maupun website resmi pemerintah.
Dari hasil wawancara ditemukan bahwa terdapat 3 persepsi mengenai iklan luar ruang, positif, netral, dan negatif. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa persepsi para pihak sesuai dengan kepentingan masing-masing pihak, dan kantor pajak sebagai pihak yang paling dominan dapat mengabaikan rekomendasi atau arahan dari pihak lain. Penelitian ini merupakan penelitian awal yang perlu eksplorasi lebih lanjut terutama mengenai persepsi masyarakat umum mengenai iklan luar ruang.
Pembaca web MPKD UGM silahkan untuk berbagi tulisan dan tanggapan yang bersifat positif dan membangun. Untuk komentar silahkan anda masukan di bawah tulisan atau anda bisa menyebarkan tulisan ini dengan mengklik ikon bagikan ini dan beri penilaian dengan like this. Anda juga bisa masuk di page mpkd dengan alamat sebagai berikut : Page MPKD UGM. Serta kunjungi juga groupnya MPKD di Magister Perencanaan Kota & Daerah di facebook. Pembaca yang budiman selain melalui google drive, naskah publikasi ini bisa juga di akses melalui website : http://etd.ugm.ac.id.