• Portal UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • Portal Akademik
  • Prolat MPWK
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
      • Nasional
      • Internasional
    • Jaringan & Kerjasama
      • Mitra Kerja Sama
    • Kalender Akademik
    • Hubungi Kami
  • Komunitas
    • Staf Pengajar
    • Staf Kependidikan
    • Organisasi Mahasiswa
    • Alumni
      • Komunitas Alumni
      • Pelacakan Studi
      • Layanan Alumni
  • Program
    • Master by Course
      • Silabus & Kurikulum
      • Strategi Pembelajaran
    • Master by Research
      • Kurikulum
      • Strategi Pembelajaran
    • Double Degree Program
      • Double Degree University of Groningen
      • Kobe University
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Program Pelatihan
  • Mahasiswa
    • Herregistrasi
    • Yudisium dan Wisuda
    • Prestasi
    • Beasiswa
    • Layanan
      • Fasilitas
      • Layanan IT UGM
      • SIMASTER UGM
      • Perpustakaan UGM
      • FT UGM Cloud Printing
      • Unggah Mandiri
      • Wisuda UGM
  • Penelitian
    • Agenda Riset
    • PUBLIKASI
    • JURNAL
  • Link
    • UNDUHAN
    • Prolat MPWK UGM
    • DPP UGM
    • OIA UGM
    • Perpustakaan UGM
    • Perpustakaan FT UGM
    • S1 PWK
    • Fakultas Teknik
    • OIA Fakultas Teknik
    • DTAP UGM
    • S2 Arsitektur
    • S3 Arsitektur
    • PSPPR UGM
  • Beranda
  • Smart City Ciptakan Kota Modern Masa Depan

Smart City Ciptakan Kota Modern Masa Depan

  • 20 Mei 2014, 09.07
  • Oleh:
  • 0

MPKD UGM. Kendala utama yang harus segera diselesaikan terutama masalah perkotaan yang dihadapi kota-kota besar dengan pertumbuhan cepat adalah infrastruktur, transportasi, penggunaan energi dan air serta efisiensi birokrasi. Jakarta termasuk salah satu kota yang masih belum menemukan metode tepat untuk mengatasi masalahnya. Alih-alih bertransformasi menjadi kota pintar atau smart city dan layak huni.

Kota-kota besar seperti misalnya : Jakarta, Surabaya, medan, Makasar, Jogjakarta tampaknya perlu berkaca pada kota-kota seperti Melbourne, Seoul, Tokyo, Perth, atau Mumbai. Pemerintahnya telah berkolaborasi dengan perusahaan swasta penyedia teknologi untuk memecahkan masalah perkotaan.

Tak hanya bekerjasama, dukungan penuh pemerintah kota-kota tersebut juga diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang memungkinkan terciptanya kota pintar dengan teknologi sebagai pemandu perkembangannya.

Dengan teknologi, kota dapat dikelola secara modern untuk mengurangi penggunaan dan ketergantungan energi serta sumber daya perkotaan, dan mempersiapkan diri untuk pertumbuhan masa depan. Pemerintah dan swasta berinisiatif mengambil langkah awal dalam mengintegrasikan jaringan teknologi cerdas untuk menciptakan kota pintar yang benar.

Menurut Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), Bernardus Djonoputro, sebuah kota dikelola dengan baik dan benar bila warganya dapat melakukan aktivitas secara efektif, efisien, dan produktif.

“Nah, selain patuh dan memegang komitmen pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disusun, pemerintah kota juga dituntut untuk bisa melakukan inovasi, kreasi serta improvisasi menggali potensi dan sumber dayanya untuk pembangunan berkelanjutan kotanya. Memanfaatkan teknologi merupakan salah satu bentuk improvisasi pengelolaan kota,” urai Bernardus kepada Kompas.com, Sabtu (23/3/2014).

Investasi “smart city”

Seiring perkembangan teknologi yang semakin maju dan matang, menstimulasi kota lainnya di Asia Pasifik untuk ikut mencari berbagai metode non-tradisional guna memecahkan masalah utama pembiayaan teknologi informasi dan perbaikan infrastruktur.

Tentu saja, pencarian metode pengelolaan kota ini ikut mendorong tumbuhnya perusahaan penyedia solusi perkotaan. Kota-kota di China dan India (di luar Shanghai dan Mumbai) juga diketahui mengadopsi strategi kota pintar.

Navigant Research memperkirakan bahwa investasi teknologi kota pintar tahunan di Asia Pasifik akan mencapai empat kali lipat pada 2023 mendatang dengan nilai 11,3 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 138,8 triliun.

Laporan Navigant Research tersebut memberikan gambaran tentang pasar Asia Pasifik untuk solusi kota pintar pada titik penting dalam pembangunan. Studi ini juga meneliti dorongan permintaan, kebijakan, tantangan implementasi, dan masalah teknologi yang berkaitan dengan kota-kota pintar di Asia Pasifik.

Proyeksi ukuran pasar tersegmentasi menurut wilayah yakni Selandia Baru dan Australia, China, India, Jepang, Asia Tenggara, dan Korea Selatan, dan menurut sektor (energi pintar, transportasi pintar, air pintar, bangunan pintar, dan pemerintah pintar), hingga 2023 mendatang.

Laporan ini juga memberikan penilaian komprehensif atas inisiatif kota pintar di Asia Pasifik dan profil pemain industri utama di wilayah ini.

Sumber : www.navigantresearch.com | http://properti.kompas.com

Pembaca web MPKD UGM silahkan untuk berbagi tulisan dan tanggapan yang bersifat positif dan membangun. Untuk komentar silahkan anda masukan di bawah tulisan atau anda bisa menyebarkan tulisan ini dengan mengklik ikon bagikan ini dan beri penilaian dengan like this. Anda juga bisa masuk di page mpkd dengan alamat sebagai berikut : Page MPKD UGM. Serta kunjungi juga groupnya MPKD di Magister Perencanaan Kota & Daerah di facebook. Pembaca yang budiman selain melalui google drive, naskah publikasi ini bisa juga di akses melalui  website :  http://etd.ugm.ac.id.

(Admin/Poer)

Berita Terakhir

  • Mahasiswa MPWK Raih Prestasi di Kompetisi Ilmiah Aksinomi Sulampua 2025
  • Mahasiswi MPWK UGM Raih Prestasi di Konferensi Internasional ICPEU 2025
  • Mahasiswi MPWK UGM Terpilih sebagai Delegasi Youth Townhall Road to Y20 Indonesia 2025
  • Mahasiswa Baru MPWK UGM Ikuti Matrikulasi Semester Gasal 2025/2026
  • Kuliah Lapangan MPWK UGM di Desa Krakitan: Belajar dari Masyarakat, Menyusun Teori dari Realita
Universitas Gadjah Mada

Magister Perencanaan Wilayah dan Kota

Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM, Yogyakarta 55281

   mpwk@ugm.ac.id
   +62 (274) 580095; 580101
   +62 (274) 580052

© 2019 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY