• Portal UGM
  • Simaster
  • Perpustakaan
  • Portal Akademik
  • Prolat MPWK
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Visi dan Misi
    • Akreditasi
      • Nasional
      • Internasional
    • Jaringan & Kerjasama
      • Mitra Kerja Sama
    • Kalender Akademik
    • Hubungi Kami
  • Komunitas
    • Staf Pengajar
    • Staf Kependidikan
    • Organisasi Mahasiswa
    • Alumni
      • Komunitas Alumni
      • Pelacakan Studi
      • Layanan Alumni
  • Program
    • Master by Course
      • Silabus & Kurikulum
      • Strategi Pembelajaran
    • Master by Research
      • Kurikulum
      • Strategi Pembelajaran
    • Double Degree Program
      • Double Degree University of Groningen
      • Kobe University
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Program Pelatihan
  • Mahasiswa
    • Herregistrasi
    • Yudisium dan Wisuda
    • Prestasi
    • Beasiswa
    • Layanan
      • Fasilitas
      • Layanan IT UGM
      • SIMASTER UGM
      • Perpustakaan UGM
      • FT UGM Cloud Printing
      • Unggah Mandiri
      • Wisuda UGM
  • Penelitian
    • Agenda Riset
    • PUBLIKASI
    • JURNAL
  • Link
    • UNDUHAN
    • Prolat MPWK UGM
    • DPP UGM
    • OIA UGM
    • Perpustakaan UGM
    • Perpustakaan FT UGM
    • S1 PWK
    • Fakultas Teknik
    • OIA Fakultas Teknik
    • DTAP UGM
    • S2 Arsitektur
    • S3 Arsitektur
    • PSPPR UGM
  • Beranda
  • Implementasi Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (Kph)

Implementasi Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan (Kph)

  • 6 Juni 2014, 09.50
  • Oleh:
  • 0

MPKD UGM. Dalam rangka akselerasi pembangunan KPH, Kementerian Kehutanan menetapkan pembangunan KPH sebagai salah satu prioritas nasional pembangunan kehutanan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Kehutanan 20102014. Sejalan dengan hal tersebut, berbagai produk peraturan perundangan telah diterbitkan untuk mengawal akselerasi proses pembangunan KPH yang berasaskan sistem pengelolaan hutan lestari (sustainable forest management). 

Implementasi PembangunanKesatuan Pengelolaan Hutan (Kph) Pada Unit Kph Produksi ModelPoigar  merupakan tesis yang disusun oleh : Ari Gunawan Rosi NIM : 12/343853/PTK/08815. Dengan Pembimbing Utama : Ir. Leksono Probo Subanu, MURP., Ph.D. Pembimbing Pendamping yaitu : Retno Widodo Dwi Pramono.

Ketiadaan institusi pengelola hutan setingkat KPH dalam suatu sistem pengurusan hutan di luar Pulau Jawa pada level tapak dipercayai sebagai salah satu faktor penting penyebab laju deforestasi dan degradasi hutan yag semakin tinggi. Penetapan KPH Model, termasuk KPH-(P) Model Poigar merupakan salah satu upaya percepatan pembangunan KPH. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan KPH-(P) Model menuju kondisi aktual KPH di tingkat tapak sebagai KPH mandiri. Adapun indikatornya meliputi: (1) proses implementasi pembangunan KPH-(P) Model Poigar, (2) tingkat capaian/kinerja pembangunan KPH, dan (3) faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat capaian.

Proses implementasi pembangunan KPH-(P) Model Poigar dianalisis menggunakan model proses implementasi Van Meter dan Van Horn (1975). Dari model tersebut dikaji sejauh mana variable-variabelnya telah berkembang, serta faktor yang mempengaruhinya. Pada bagian akhir diujikan dengan teknik ISM (Interpretatif Structural Model), untuk mengetahui faktor kuncinya.

Hasil penelitian menunjukan input sumberdaya yang meliputi sumberdaya hutan, sumberdaya manusia, ketersediaan dukungan finansial, dan ketersediaan fasilitas masih belum terdayaguna secara optimal. Komunikasi (communicating) pembangunan KPH telah diselenggarakan melalui proses transfer isi kebijakan, baik di level provinsi, kabupaten, kecamatan maupun desa, namun masih belum efektif. Karakteristik badan pelaksana (KPH-(P) Model Poigar masih belum sesuai dengan arahan KPH normatif, yang ditandai: organisasi KPH-(P) yang masih berbentuk UPT. Dinas Kehutanan, struktur organisasi yang belum bersifat kewilayahan, Sedangkan terkait disposisi pelaksana (implementor) beberapa tugas dan fungsi sebagaimana diatur PP3/2007 belum diakomodasi sebagai tugas dan fungsi KPH-(P) Model Poigar. Sementara itu, penyelenggaraan (manajemen) pengelolaan hutan sudah mulai terlihat  antara lain : tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan, penyelenggaraan  rehabilitasi hutan, dan perlindungan hutan meskipun intensitasnya masih rendah.

Berdasarkan assessment terhadap verifier indikator-indikator yang digunakan, diperoleh rata-rata tingkat capaian/kinerja pembangunan KPH sebesar 35,38%. Dari 20 faktor yang teridentifikasi diduga mempengaruhi tingkat capaian/pembangunan KPH-(P) Model Poigar, setelah diujikan dengan teknik ISM, diketahui faktor kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia merupakan faktor kuncinya. Dukungan terhadap pembangunan KPH melalui penelitian lanjutan seperti rencana pengembangan bisinis KPH dibutuhkan untuk akselerasi pembangunan KPH-(P) Model Poigar.

BACA SELENGKAPNYA PUBLIKASI TESIS : Implementasi PembangunanKesatuan Pengelolaan Hutan (Kph) Pada Unit Kph Produksi ModelPoigar 

Pembaca web MPKD UGM silahkan untuk berbagi tulisan dan tanggapan yang bersifat positif dan membangun. Untuk komentar silahkan anda masukan di bawah tulisan atau anda bisa menyebarkan tulisan ini dengan mengklik ikon bagikan ini dan beri penilaian dengan like this. Anda juga bisa masuk di page mpkd dengan alamat sebagai berikut : Page MPKD UGM. Serta kunjungi juga groupnya MPKD di Magister Perencanaan Kota & Daerah di facebook. Pembaca yang budiman selain melalui google drive, naskah publikasi ini bisa juga di akses melalui  website :  http://etd.ugm.ac.id.

(Admin/Poer)

Berita Terakhir

  • Mahasiswa MPWK Raih Prestasi di Kompetisi Ilmiah Aksinomi Sulampua 2025
  • Mahasiswi MPWK UGM Raih Prestasi di Konferensi Internasional ICPEU 2025
  • Mahasiswi MPWK UGM Terpilih sebagai Delegasi Youth Townhall Road to Y20 Indonesia 2025
  • Mahasiswa Baru MPWK UGM Ikuti Matrikulasi Semester Gasal 2025/2026
  • Kuliah Lapangan MPWK UGM di Desa Krakitan: Belajar dari Masyarakat, Menyusun Teori dari Realita
Universitas Gadjah Mada

Magister Perencanaan Wilayah dan Kota

Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan

Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika No. 2 Kampus UGM, Yogyakarta 55281

   mpwk@ugm.ac.id
   +62 (274) 580095; 580101
   +62 (274) 580052

© 2019 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY