MPKD UGM. Innalillaahi wa inna ilaihi roji’un telah berpulang ke rahmat Allah yang senantiasa Allah mengatur segala makhluknya, pada hari Senin – 19 September 2016 Pukul 18.15 WIB Mba Putri Yuminanti Cahyaningsih dikarenakan sakit yang sudah cukup lama menghembuskan nafas terakhir menghadap keridhaan Allah. Semoga Allah ridho segala apa amal yang baik dan dihapuskan segala dosa dan kesalahannya.
Seg
enap civitas Akademik MPKD UGM ikut berbelasungkawa sedalam-dalamnya, semoga arwah beliau diterima disisinya dan dihapuskan segala dosanya. Sedikit memori tentang mba Putri Yuminanti adalah staff kependidikan pertama yang ikut melahirkan MPKD sejak September 1994. Perjuangan beliau memang tak terhitung dan tak ternilai untuk dedikasinya kepada MPKD. Selayaknya kita semua sebagai teman, kerabat, handai taulan, dosen, staf kependidikan, mahasiswa merasa kehilangan atas berpulangnya mba Putri. Lahir pada : 25 Oktober 1971 (45 tahun).
Mba Putri dikenal supel dan luwes dalam bergaul namun tidak segan bertindak tegas terhadap suatu oelanggaran atau yang dianggap tidak mengikuti aturan, kita semua mengenal mba Putri dari gaya bahasa, tutur kata dan yang jelas MPKD merasa kehilangan dengan kepergian mba Putri. Selamat jalan mba Putri sebagai jalan terbaik untukmu menghadap Allah tuhan semesta alam.
Adapun pemakaman Almarhumah mba Putri Yuminanti Cahyaningsih pada hari Selasa – 20 September 2016 Pukul : 13.00 WIB di Pemakaman Pendowo Jalan Adisucipto Belakang Ambarukmo Plaza. Rumah Duka : Jalan Pandega Sari F-5 Sarimulyo, Manggung, Caturtunggal, Depok, Sleman (belakang Pizza Hut Jalan Kaliurang).
“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156)”.
“Tidaklah seorang muslim tertimpa musibah, lalu ia mengenangnya dan mengucapkan kalimat istirja’ (innalillahi wa inna ilaihi rooji’un) melainkan Allah akan memberinya pahala semisal hari ia tertimpa musibah” (Hadits riwayat oleh Ahmad dan Ibnu Majah. Kitab Al Bidayah wan Nihayah, 8:221 oleh Ibnu Katsir).